Spiga

Contoh Desain Arsitek 'Rumah Jogja': Tempat prakter Dokter dan Apotek Terpadu

Berikut berbagai Desain arsitektur 'Rumah Jogja' untuk pembuatan tempat praktik dokter dan Apotek terpadu. Saat ini konstruksi sedang dijalankan di wilayah kabupaten Sleman - DI Yogyakarta

Tampak dari Luar


Jika calon pasien menghadap ke dalam


Jika Resepsionis melihat Calon pasien yang sedang menunggu



Pasien melihat view ke arah luar

Rumah Jogja

Contoh Desain Arsitek 'Rumah Jogja': Rumah Hunian 2 Tingkat


Gambar Desain arsitektur rumah hunian dua tingkat yang berkesan macho, mencerminkan pemiliknya yangsuka tantangan

Contoh Desain Arsitek 'Rumah Jogja': Perpustakaan

Di atas adalah Desain arsitektur / gambar perpustakaan yang dibangun di salah kabupaten di Jawa Tengah.

Rumah Jogja

Akhir Tahun 2008 Dibangun: 22 Unit Rumah di Tamantirto Jogja

Saat ini kami sedang tahap persiapan untuk pembangunan 22 rumah di Tamantirto, Bantul, Jogjakarta.
Memang masih lama sih, tidak seperti rumah yang dibelakang Hotel Hyatt yang akan dibangun segera, untuk 22 unit rumah di tamantirto ini akan dibangun akhir tahun..... Jadi mohon doa restunya. Semoga semuanya berjalan lancar.

Oh ya, apa yang terbesit ketika Anda mendengar kata Bantul?
Teman-teman saya mula-mula acuh, karena berfikir kalau Bantul itu jauh dari Pusat Jogja.... Ya, benar kalau yang dimaksud adalah ibukota Kabupaten Bantul itu sendiri.
Tetapi kalau yang dimaksud adalah kecamatan kasihan, kasongan, umbulharjo (terminal lama jogja), tentu saja dekat dengan pusat Jogja.
katakanlah kasihan dan kasongan. Ditempuh dari Malioboro sekitar 15 menit saja. Juga dekat dengan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) terpadu. Selain itu dekat dengan RS PKU Muhammadiyah.....

Oh ya, jangan salah ya dengan Kabupaten Bantul. Setelah gempa, pembangunan di Kabupaten Bantul maju. Terminal Jogja yang baru, Terminal Giwangan, juga terletak di Kabupaten Bantul. Dan sebentar lagi akan dibangun juga tempat rekreasi di sekitar Kasongan.

Dengan semakin padatnya Kota Jogja, maka Bantul dan Sleman diharapkan menjadi kota penyangga, yang tentunya akan menuntut meningkatnya kebutuhan hunian.

Untuk pembangunan 22 unit rumah ini kami akan berusaha menghadirkan konsep yang berbeda. Kami akan berusaha memberikan nilai tambah added value bagi pembeli. yang belum pernah ditawarkan pengembang lain. Semoga saja perumahan ini akan menjadi investasi yang menarik bagi Anda.

Salam,
Rumah Jogja-karta

Segera Dibangun 2 Unit Rumah Di Belakang Hotel Hyatt - Jalan Monjali (Monumen Jogja Kembali)

Mohon doa restunya.....
Saat ini kami sedang melakukan persiapan pembangunan dua unit rumah di belakang Hotel Hyatt jalan Palagan Tentara Pelajar - Monumen Jogja Kembali ke Utara.

Semoga kehadiran rumah ini di Jogja ikut membantu Anda dalam mendapatkan rumah yang layak huni dengan harga terjangkau.

Terima kasih

Rumah Jogja-karta

Harga Rumah Naik akibat Kenaikan Harga BBM

JOGJA -- Menteri Negara Perumahan Rakyat (Menpera) Mohammad Yusuf Asyari mengakui kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) kemungkinan besar mempengaruhi harga jual perumahan. Untuk sementara ini, Kementerian Negara Perumahan Rakyat bersikap masih akan menunggu suara-suara dari staholder perumahan, termasuk dari Real Estate Indonesia (REI).
"Sangat menyedihkan harga-harga cenderung naik dan mempengaruhi komoditas. Harga perumahan mungkin berpengaruh, berapa persen belum tahu. Kita lihat saja nanti, kita menunggu suara-suara stakeholder perumahan, lihat di lapangan," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (24/5) di Hotel Inna Garuda, usai menghadiri acara Penandatanganan Kerja Sama Operasional (PKO) dan fasilitasi subsidi perumahan melalui Lembaga Keuangan Non Bank (LKNB).
Dia didampingi Deputi Bidang Pembiayaan Menegpora, Ir Tito Murbaintoro MM, Sekretaris Menepora Dr Iskandar Saleh, Kepala Pusat Pengembangan Perumahan Dr Andi Zainal A Dulung, Deputi Bidang Perumahan Swadaya, Ir Kriya Arsyah M Eng dan lain-lain. "Naiknya misalnya enam persen pasti sudah tertutup. Kita perlu cermati jangan-jangan kenaikannya hanya 2,5 persen," kata menteri.
Sebelumnnya, wakil REI wilayah Jawa dan Kalimantan yang mendampingi Menpera dan konferensi pers menjelaskan kenaikan harga BBM berdampak pada kenaikan harga material (bahan bangunan) 15 persen.
Adapun material sendiri merupakan bagian terbesar (80 persen) dari rencana anggaran dan pembiayaan di bidang perumahan. Kalau pun harga jual rumah naik, kemungkinan hanya 5-7 persen. "Dengan catatan, harga jual tanah tidak naik. Ini dilematis," kata dia.
Lebih lanjut Menpera menjelaskan, di Jawa Tengah, program pemberian subsidi dan pembiayaan perumahan (rumah sehat sederhana) lewat LKNB sudah terjalin dengan 78 LKNB/Koperasi.
Pada 2007, penerbitan KPRS/KPRS/Mikro/KPRS Mikro Syariah Bersubsidi sebanyak 4.424 unit, meningkat 851 persen dari tahun sebelumnya, dengan realisasi dana subdisi sebesar Rp 38,74 miliar.
Sedangkan khusus di DIY dengan 25 LKNB konvensional maupun syariah, pada 2007 baru terealisasi 27 unit dengan realisasi penyalurah subsidi sebesar Rp 542 juta. (hul)

Rumah Jogja

Sumber: Bernas

Peluang Market Agen Properti di Jogja Masih Luas

Selasa, 6 Mei 2008 08:59:32

JOGJA--Peluang market bagi jasa agen properti di Jogja masih luas. Dari keseluruhan transaksi properti saat ini, baru sekitar 20 persennya yang digarap melalui jasa agen. Sementara dari waktu ke waktu, kepercayaan market baik developer maupun konsumen properti di Jogja terhadap jasa agen pun relatif semakin membaik.
"Kita prediksikan tahun ini terjadi peningkatan market agen properti mencapai 75 persen. Sekarang saja yang baru digarap oleh para agen baru sekitar 20 persennya. Jadi peluangnya masih sangat besar sekali. Di sejumlah kota, untuk penjualan properti developer bahkan sudah bekerja sama langsung dengan agen properti," ujar Direksi salah satu Agen Property, Bagas D Bawono kepada wartawan di sela-sela ulang tahun MR ke-2 di Joglo Manis, Senin kemarin.
Bagas mengungkapkan pertumbuhan properti di Jogja relatif cukup pesat. "Kita awalnya tidak menyangka, pasca gempa properti di Jogja bakal pulih secepat ini. Tapi ternyata, dalam tempo setahun, sudah cukup bagus. Bidikan dari market properti di Jogja rata-rata untuk kelas menengah, ya kisaran Rp 200 juta-Rp 300 juta," tutur Bagas yang didampingi pula oleh Member Broker Mataram Realty Judhia Tri Septiana SE.
Konsumennya pun tidak hanya dari luar Jogja. Tidak sedikit pula yang merupakan warga Jogja dan sekitarnya. Sementara selain menggarap market premier yang membeli produk perumahan dari developer langsung, prospek market secondary juga relatif bagus.
"Secondary itu, konsumen perumahan yang membeli dari pemilik di luar developer. Atau kalau nggak, mereka yang membangun rumah, misal hanya 1 unit atau dua unit di tempat tertentu. Jadi bukan model pengembang yang menggarap kawasan perumahan," terang Judhia.
Selain pembeli properti, menurut Bagas pihaknya juga menjadi agen sewa menyewa properti. "Kalau dari sisi harga, kita tidak mengambil keuntungan dari konsumen propertinya. Fee kita diperoleh dari penjual atau developer," ungkap Bagus.
Tahun ini, pihaknya berencana mendirikan cabang MR di Bandung. "Pusat kita di Jakarta dan cabang sudah ada di Jogja dan nanti tambah lagi di Bandung. Rencananya menyusul kemudian Solo dan Surabaya
Diakui oleh Bahas, selama ini masyarakat memang belum banyak yang memanfaatkan jasa agen properti. Hal ini dikarenakan kesadaran yang masih rendah. "Masih mengganggap agen properti akan merepotkan disamping mahal harganya. Padahal, komisi yang diterapkan sudah standar, di samping calon pembeli properti akan mendapatkan penjelasan yang lengkap mengenai rumah yang ditawarkan termasuk sisi legalitasnya," tegas Bagas.
Karena selama ini, masalah yang seringkali muncul dalam jual‑beli serta sewa‑menyewa properti, baik itu rumah, bangunan, gedung maupun gudang adalah aspek legalitas. "Itulah manfaat utama agen properti di samping mengatasi soal kerepotan bagi penjual dan pembeli," imbuhnya. (tik)

Rumah Jogja

Source: Bernas